Fakta bahwa Yesus
Kristus telah dibunuh secara keji di depan umum di Yudea pada abad pertama
sesudah Masehi, di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, dengan cara penyaliban,
atas perintah Sanhedrin Yahudi. Catatan sejarah non-Kristen Flavius Josephus, Cornelius Tacitus, Lucian of
Samosata, Maimonides dan
bahkan Sanhedrin Yahudi menguatkan laporan para saksi mata Kristen
mula-mula tentang aspek penting sejarah kematian Yesus Kristus ini.
Paskah
![]() |
| "Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya." Matius 28:6. Picture courtesy: Sesawi.net |
Paskah berasal dari kata bahasa Yunani dan Latin "Pascha", hari raya
yang merayakan hari kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati. Bentuk verbal
dari kata ini, pascho dalam bahasa Yunani, berarti "menderita."
Awalnya, kata Ibrani pasach mengacu pada pesta Paskah (Keluaran 12) yang
dirayakan pada minggu yang sama dengan ketika Yesus disalibkan. Dalam tradisi
Yahudi, Paskah adalah 8 hari, dimulai pada Nissan 15, untuk merayakan keluarnya
(eksodus) orang-orang Israel dari Mesir.
Ishtar, Easter, Eoster
Siapakah Ishtar? Adakah kaitannya dengan Easter ? Masih menjelaskan mengenai asal usul Easter (yang diterjemahkan Paskah dalam bahasa Indonesia)
Ishtar
adalah dewi perang, kesuburan, dan seks Mesopotamia kuno. Dia ditampilkan dalam
Epik Gilgames, dan "Gerbang Ishtar" adalah bagian dari Babel
Nebukadnezar. Penyembahannya meliputi pengorbanan hewan; benda yang terbuat
dari batu sucinya, lapis lazuli; dan pelacuran kuil. Beberapa orang menuduh
ada hubungan antara Ishtar dan Paskah (Easter). Sebuah meme*) populer telah beredar di
internet sehingga memperkuat tuduhan ini. Pada meme tersebut kata-kata berikut ditempatkan di atas gambar Ishtar: "Ini adalah Ishtar: dibaca 'Paskah' (Easter). Paskah (Easter) pada
awalnya adalah perayaan Ishtar, dewi kesuburan dan
seks bangsa Asyur dan Babilonia. Lambang Ishtar (seperti telur dan kelinci) masih merupakan lambang kesuburan dan seks (jadi masihkan Anda benar-benar berpikir bahwa telur dan kelinci ada
hubungannya dengan kebangkitan?). Setelah kaisar Konstantinus memutuskan untuk
mengkristenkan Kekaisaran, Paskah (Easter) telah diubah untuk mewakili Yesus. Tapi pada
akarnya, Easter (begitulah cara Anda mengucapkan Ishtar) adalah perayaan kesuburan dan seks."
Namun, sama sekali tidak ada hubungan yang konklusif antara dewi pagan Ishtar
dan perayaan Paskah Kristen. Setiap teori bahwa Paskah diberi nama menurut
Ishtar adalah sepenuhnya dugaan. Tidak ada bukti bahwa Ishtar pernah dikaitkan
dengan telur atau kelinci sebagai lambang. Sebenarnya binatang suci Ishtar
sepertinya adalah singa.
Penjelasan asal mula telur dan kelinci Paskah
Adanya pandangan khalayak luas bahwa kata Easter berasal dari tokoh berhala yang disebut Eastre (atau Eostre)
yang dirayakan sebagai dewi musim semi oleh bangsa Saxon di Eropa Utara.
Satu-satunya masalah dengan teori ini adalah bahwa ia tidak memiliki basis
dalam sejarah. Keberadaan dewi bernama Eastre atau festival musim semi untuk
menghormatinya didasarkan sepenuhnya murni pada dugaan. Hal yang sama berlaku untuk asal
mula kelinci Paskah dan telur Paskah - tidak ada yang tahu pasti bagaimana
hal-hal ini menjadi bagian dari perayaan Paskah. Yang paling bisa kita katakan
adalah bahwa kata Easter mungkin terkait dengan kata timur (ost dalam bahasa
Jerman) dan bahwa bangsa Saxon memiliki satu bulan yang disebut Eosturmononath.
Penjelasan tentang Minggu Paskah (Easter Sunday)
![]() |
| Minggu Paskah. Yesus telah bangkit! Mari rayakan kebangkitan-Nya. |
Ada
banyak kebingungan mengenai apa
sebenarnya hari
Minggu Paskah. Bagi beberapa orang, Minggu Paskah adalah tentang kelinci
Paskah, telur Paskah yang dihias dengan warna-warni, dan berburu telur Paskah.
Kebanyakan orang mengerti bahwa hari Minggu Paskah ada hubungannya dengan
kebangkitan Yesus, namun bingung bagaimana kebangkitan Yesus berhubungan dengan
telur Paskah dan kelinci Paskah.
Jum'at Agung
Jumat
Agung, juga dikenal sebagai "Jumat Suci," adalah hari Jumat segera sebelum hari Minggu Paskah. Ini dirayakan secara tradisional sebagai hari ketika Yesus disalibkan. Jika Anda tertarik untuk mempelajari hal ini,
silakan baca artikel kami yang membahas berbagai pandangan pada hari apa Yesus
disalibkan. Dengan asumsi bahwa Yesus disalibkan dan meninggal pada hari Jumat,
haruskah orang-orang Kristen memperingati kematian Yesus dengan merayakannya pada hari
Jumat Agung?
Penjelasan tentang bagaimana tanggal perayaan Paskah/Easter ditetapkan
Keempat Injil
memperjelas bahwa Yesus disalibkan bersamaan dengan saat perayaan Passover Yahudi (Matius 26: 17-19; Markus 14: 12-16; Lukas
22: 7-15; Yohanes 18: 28,39; 19:14). Keempat Injil juga memperjelas bahwa Yesus
telah dibangkitkan dari kematian tiga hari kemudian, pada hari pertama dalam
minggu itu (Matius 28:1; Markus 16:2,9; Lukas 24:1; Yohanes 20:1,19) .
Maka secara Alkitabiah, kebangkitan Kristus seharusnya dirayakan pada
hari Minggu pertama setelah perjamuan Passover Yahudi. Namun, ini tidak
terjadi. Paskah dirayakan pada hari Minggu pertama, setelah bulan purnama pertama
setelah vernal equinox (=hari pertama musim semi, tahun ini jatuh pada
tanggal 20 Maret 2018). Metode penentuan tanggal Paskah ini sering menghasilkan
Paskah sebelum Passover dan / atau jauh dari Passover. Paskah dapat dirayakan kapan
saja antara tanggal 22 Maret dan 25 April (tahun ini Minggu Paskah jatuh pada tanggal
1 April 2018).
Dalam sejarah gereja, ada sejumlah besar perdebatan yang menentukan kapan Paskah akan dirayakan. Sebagai latar belakang, silahkan baca artikel kami tentang asal usul Paskah (Easter). Penetapan tanggal Paskah bersamaan dengan vernal equinox (hari pertama musim semi di Utara) dan bulan purnama tidak ada hubungannya dengan kisah Alkitabiah tentang kebangkitan Kristus atau Passover. Itu adalah praktik berhala, seperti halnya ritual dewi kesuburan musim semi yang oleh Gereja Katolik "diserap" dan dicoba untuk dikristenkan, yang mengakibatkan Paskah dikaitkan dengan vernal equinox dan bulan purnama. Satu-satunya hal yang Alkitabiah mengenai kapan Paskah sekarang dirayakan adalah fakta bahwa Paskah selalu terjadi pada hari Minggu.
Asal Mula Easter
Menanggapi tuduhan bahwa perayaan Paskah adalah kafir karena berasal-mula dari penyembahan dewi Easter. Berikut ini penjelasan tentang asal mula Easter (yang diterjemahkan : Paskah, dalam bahasa Indonesia). Sebelumnya kita telah melihat kata Passover/Paschal juga diterjemahkan Paskah dalam bahasa Indonesia. Baca lagi : Kristus, Anak Domba Paskah kita.
Asal
mula Easter sangat meragukan. Seringkali diasumsikan bahwa nama Easter berasal
dari tokoh kafir yang disebut Eastre (atau Eostre) yang dirayakan sebagai dewi
musim semi oleh bangsa Saxon di Eropa Utara. Menurut teori tersebut, Eastre
adalah "dewi timur (dari mana matahari terbit)," simbolnya adalah
kelinci (simbol kesuburan), dan sebuah festival bernama Eastre diadakan pada
musim semi equinox oleh bangsa Saxon untuk menghormatinya. Teori tentang asal
usul Easter ini sangat bermasalah.
Apakah domba Passover/Paschal/Paskah itu? Bagaimana Yesus adalah Anak Domba Paskah kita?
Anak domba Passover adalah hewan yang diperintahkan Allah untuk digunakan
sebagai korban di Mesir pada malam hari, ketika Allah membunuh anak-anak sulung
dari setiap rumah tangga (Keluaran 12:29). Inilah tulah terakhir yang
dikeluarkan Allah terhadap Firaun, dan hal itu menyebabkan Firaun membebaskan
orang Israel dari perbudakan (Keluaran 11: 1). Setelah malam yang menentukan
itu, Allah memerintahkan orang Israel untuk merayakan Perayaan Passover sebagai
peringatan turun temurun yang berlaku selamanya (Keluaran 12:14).
Allah memerintahkan setiap rumah tangga orang Israel untuk memilih anak domba
jantan berumur setahun yang tidak bercacat
(Keluaran 12:5; lihat juga Imamat 22: 20-21). Tiap kepala rumah tangga harus menyembelih
anak domba pada senja hari, dengan hati-hati agar tidak ada tulangnya yang
patah, dan mengoleskan sebagian dari darahnya ke bagian atas dan sisi kusen pintu
rumah. Anak domba itu harus dipanggang dan dimakan (Keluaran 12:7-8).
Penjelasan tentang perayaan hari Rabu Abu (Ash Wednesday)
Penjelasan tentang perayaan hari Rabu Abu (Ash Wednesday).
Rabu
Abu adalah hari pertama Prapaskah (Lent). Nama resminya adalah "Hari Abu,"
disebut demikian karena praktik menggosok abu tanda salib di dahi seseorang.
Karena tepat 40 hari (tidak termasuk hari Minggu) sebelum hari Minggu Paskah (Easter Sunday),
hari itu akan selalu jatuh pada hari Rabu-tidak mungkin ada "Kamis Abu"
atau "Senin Abu." Alkitab tidak pernah menyebutkan tentang Rabu Abu -
dalam hal ini, juga tidak pernah menyebutkan Prapaskah.
Jika Yesus adalah penebus (atonement) kita, mengapa Yesus mati disalib pada saat Passover dan tidak pada hari Penebusan (day of Atonement/Yom Kippur)?
Penjelasan (masih
tentang Yudaisme) sehubungan dengan adanya keberatan bahwa korban Passover
tidak dianggap sebagai penebus.
"Jika Yesus
adalah penebus (atonement) kita,
mengapa Yesus mati disalib pada
saat Passover dan tidak pada hari Penebusan (day of Atonement/Yom Kippur)?"
Jawaban: Setiap korban persembahan dalam Perjanjian Lama merupakan type/gambaran Kristus. Anak domba jantan yang dikorbankan pada Passover disebut anak domba Passover/Paschal (Paskah), adalah type/gambaran Tuhan Yesus Kristus sebagai Anak Domba Allah. Domba Passover adalah anak domba jantan, tidak bernoda dan tidak bercacat, dan satupun tulangnya tidak boleh dipatahkan. Yesus menggenapi gambaran ini dengan sempurna, Dia adalah Anak Domba Passover/Paskah kita. Saat orang Israel menerapkan darah pengorbanan anak domba itu dalam iman, maka sekarang kita juga menerapkan darah Kristus yang kudus ke "tiang pintu" hati kita. Dengan segala hal, "Kristus, Anak domba Paskah kita juga telah disembelih." (1 Korintus 5:7).
Jawaban: Setiap korban persembahan dalam Perjanjian Lama merupakan type/gambaran Kristus. Anak domba jantan yang dikorbankan pada Passover disebut anak domba Passover/Paschal (Paskah), adalah type/gambaran Tuhan Yesus Kristus sebagai Anak Domba Allah. Domba Passover adalah anak domba jantan, tidak bernoda dan tidak bercacat, dan satupun tulangnya tidak boleh dipatahkan. Yesus menggenapi gambaran ini dengan sempurna, Dia adalah Anak Domba Passover/Paskah kita. Saat orang Israel menerapkan darah pengorbanan anak domba itu dalam iman, maka sekarang kita juga menerapkan darah Kristus yang kudus ke "tiang pintu" hati kita. Dengan segala hal, "Kristus, Anak domba Paskah kita juga telah disembelih." (1 Korintus 5:7).
Haruskah orang Kristen merayakan Passover?
Jawaban: Perayaan Passover adalah untuk mengingat peristiwa dalam sejarah Israel
ketika Allah melewati Mesir untuk menghancurkan anak sulung dari semua manusia dan
hewan (lihat Keluaran 11 dan 12.) Inilah akhir dari sepuluh tulah yang
ditimpakan Allah atas Mesir untuk memaksa Firaun agar membebaskan orang Israel
untuk meninggalkan Mesir dan dari penawanan mereka. Orang-orang Israel
diperintahkan Allah untuk mengambil darah seekor anak domba jantan - yang tidak
bercacat - dan mengoleskan darahnya di tiang pintu rumah mereka. Saat Allah
melihat darah anak domba, Dia akan "melewati" rumah itu. Ini adalah
bayangan/gambaran dari Anak Domba Allah yang kudus, Yesus, yang darahNya menutupi
dosa orang-orang yang percaya kepada-Nya, yang menyebabkan penghakiman Allah
melewati (pass-over)mereka. Sejak malam itu, orang Yahudi merayakan Passover
dengan mengingat anugerah Allah kepada mereka.
Seder Passover
Penjelasan tentang perjamuan Seder pada perayaan Passover dalam Yudaisme.
Bagaimana unsur-unsur Seder (makanan sebagai peringatan) Passover menunjuk pada Kristus.
Seder adalah makan malam tradisional yang orang Yahudi lakukan sebagai bagian dari Passover. Peringatan Passover tahunan dirayakan oleh hampir seluruh komunitas Yahudi, mempererat ikatan kekeluargaan antar keluarga dan komunitas dengan akar Yahudi mereka. Setiap tahun bangsa Yahudi, religius dan nonreligius, merayakan Allah-nya Abraham, Ishak, dan Yakub dengan berkumpul dan melakukan perjamuan Seder Passover.
Seder adalah makan malam tradisional yang orang Yahudi lakukan sebagai bagian dari Passover. Peringatan Passover tahunan dirayakan oleh hampir seluruh komunitas Yahudi, mempererat ikatan kekeluargaan antar keluarga dan komunitas dengan akar Yahudi mereka. Setiap tahun bangsa Yahudi, religius dan nonreligius, merayakan Allah-nya Abraham, Ishak, dan Yakub dengan berkumpul dan melakukan perjamuan Seder Passover.
Kata Ibrani Seder berarti "aturan/urutan." Perjamuan makan Passover
memiliki urutan khusus dimana makanan dimakan, doa dibacakan, dan nyanyian
dinyanyikan. Setiap makanan di piring perjamuan Passover memiliki makna
historis yang spesifik yang berkaitan dengan keluarnya orang-orang Yahudi dari
Mesir dan dibebaskannya mereka dari perbudakan. Tetapi 1 Korintus 5:7
mengidentifikasi Yesus Kristus sebagai Passover kita; maka dengan demikian,
Seder membawa makna Perjanjian Baru yang berkaitan dengan Yesus sang Mesias/Kristus/Penebus/Pembebas.
Passover
Penjelasan makna perayaan Passover dalam Yudaisme.
Apakah Passover?
Passover (Pesach dalam bahasa Ibrani) adalah sebuah perayaan Yahudi untuk merayakan keluarnya bangsa Israel dari Mesir dan dibebaskannya orang Israel dari perbudakan orang Mesir. Perayaan Passover, bersamaan dengan hari raya Roti Tidak Beragi, adalah hari pertama dari perayaan yang diperintahkan oleh Allah pada Israel untuk dirayakan (lihat Keluaran 12). Peringatan hari ini melibatkan makanan khusus yang disebut Seder, yang menampilkan roti tak beragi dan makanan lainnya yang melambangkan berbagai aspek eksodus (keluarnya Israel dari Mesir dan dibebaskannya bangsa Israel dari perbudakan bangsa Mesir).
Apakah Passover?
Passover (Pesach dalam bahasa Ibrani) adalah sebuah perayaan Yahudi untuk merayakan keluarnya bangsa Israel dari Mesir dan dibebaskannya orang Israel dari perbudakan orang Mesir. Perayaan Passover, bersamaan dengan hari raya Roti Tidak Beragi, adalah hari pertama dari perayaan yang diperintahkan oleh Allah pada Israel untuk dirayakan (lihat Keluaran 12). Peringatan hari ini melibatkan makanan khusus yang disebut Seder, yang menampilkan roti tak beragi dan makanan lainnya yang melambangkan berbagai aspek eksodus (keluarnya Israel dari Mesir dan dibebaskannya bangsa Israel dari perbudakan bangsa Mesir).
Passover adalah salah satu hari raya Yahudi yang paling banyak
dirayakan. Seiring dengan Shavuot (Hari Raya Minggu-minggu atau Pentakosta) dan
Sukkot (Hari Raya Pondok Daun), Passover adalah satu dari tiga festival
"ziarah" di dalam Kitab Suci, di mana orang-orang Yahudi
diperintahkan untuk pergi ke Yerusalem dan merayakan pesta bersama-sama. Passover
berlangsung di musim semi, pada bulan Ibrani Nisan. Di negara-negara Barat, Passover
dirayakan pada awal hingga pertengahan April dan selalu dekat dengan Paskah
(Easter).
Apa arti penting dari tindakan Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya?
Yesus membasuh kaki para murid (Yohanes 13:1-17) terjadi di ruang atas, sesaat sebelum Perjamuan Terakhir dan memiliki tiga arti penting. Bagi Yesus, membasuh kaki menunjukkan kerendahan hati-Nya dan kehambaan-Nya. Bagi para murid, Yesus membasuh kaki mereka langsung menunjukkan suatu kontras dari sikap hati mereka pada saat itu. Bagi kita, pembasuhan kaki yang dilakukan Yesus adalah simbol dari peran setiap kita di dalam tubuh Kristus.
Apa yang dikatakan Alkitab tentang pembasuhan kaki?
Dalam jaman Alkitab, orang-orang yang hidup di jaman itu memakai
sandal, keadaan daerah yang kotor dan berdebu menyebabkan perlunya membasuh/mencuci
kaki. Meskipun para murid Yesus kemungkinan besar akan dengan senang hati membasuh
kaki Yesus, namun mereka tentu tidak dapat membayangkan jika harus saling membasuh
kaki sesama murid. Hal ini karena dalam masyarakat pada waktu itu, membasuh
kaki biasanya dikerjakan oleh pegawai rendahan. Sesama rekan tidak mencuci kaki satu sama lain, kalaupun ada yang melakukannya, itu sangatlah
jarang dan biasanya dilakukan sebagai tanda kasih yang besar.
Arti Salib
Sederhananya, arti salib adalah kematian.
Dari sekitar abad
ke-6 Sebelum Masehi hingga abad ke-4 Sesudah Masehi, salib adalah alat eksekusi
yang menyebabkan kematian dengan cara yang paling menyiksa dan paling menyakitkan.
Dalam penyaliban, seseorang diikat atau dipakukan ke kayu salib dan
dibiarkan menggantung sampai mati. Kematian akan menjadi lambat dan sangat
menyakitkan; pada kenyataannya, kata bahasa Inggris 'excruciating'
[= sangat menyakitkan] secara harfiah berarti "akibat dari penyaliban." Namun, karena Kristus dan kematian-Nya di
kayu salib, arti salib hari ini benar-benar berbeda.
Dalam iman Kristen,
salib adalah persimpangan kasih Allah dan keadilan-Nya.
![]() |
| image credit : www.bible-history.com |
Yesus Kristus adalah
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia (Yohanes 1:29). Referensi untuk
Yesus sebagai Anak Domba Allah menunjuk kembali kepada institusi Paskah Yahudi dalam
Keluaran 12. Bangsa Israel diperintahkan untuk mengorbankan anak domba yang tak
bercacat dan mengoleskan darah anak domba itu pada tiang pintu rumah mereka.
Darah akan menjadi tanda bagi Malaikat Maut untuk "pass over"
[=melewati] rumah itu, meninggalkan mereka yang ditutup oleh darah dalam
keselamatan. Ketika Yesus datang kepada Yohanes untuk dibaptis, Yohanes mengenal-Nya
dan berseru, "Lihatlah, Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia!" Yohanes 1:29, dengan demikian mengidentifikasi Yesus dan rencana Allah bagi-Nya untuk dikorbankan
sebagai tebusan dosa.
Siapakah yang menyalibkan Yesus?
Jawaban atas pertanyaan ini memiliki banyak sisi.
Pertama,
tidak ada keraguan bahwa para pemimpin agama Israel bertanggung jawab atas
kematian Yesus. Matius 26:3-4 memberitahu kita bahwa "Pada waktu itu
berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar
yang bernama Kayafas, dan mereka
merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk
membunuh Dia." Para pemimpin Yahudi menuntut orang-orang Romawi agar Yesus
dihukum mati (Matius 27: 22-25). Mereka tidak dapat membiarkan Yesus terus bekerja menunjukkan tanda-tanda dan keajaiban karena hal itu mengancam posisi
dan tempat mereka dalam masyarakat beragama yang mereka dominasi (Yohanes 11:
47-50), sehingga "mereka sepakat membunuh Dia" Yohanes 11:53.
![]() |
| "Ampunilah aku, Tuhan Yesus. Dosa-dosaku telah menyalibkan Engkau. Terimakasih atas kasih pengorbanan-Mu." (Credit: a crucifixion scene from The Passion of the Christ, the movie.) |
Kebangkitan Tubuh Kristus
Kebenaran akan kebangkitan tubuh Yesus Kristus adalah sangat penting. Inilah penjelasannya:
Kebangkitan
tubuh Yesus Kristus adalah peristiwa paling penting dalam sejarah, menyediakan bukti yang tak terbantahkan bahwa Yesus sebagaimana yang telah Dia
akui – adalah
Anak Allah yang hidup. Kebangkitan tidak hanya merupakan
konfirmasi tertinggi atas keilahian-Nya; kebangkitan juga merupakan konfirmasi
Kitab Suci, yang telah menubuatkan kedatangan dan kebangkitan-Nya. Selain itu,
juga merupakan konfirmasi pengakuan Kristus bahwa Ia akan dibangkitkan pada
hari ketiga (Yohanes 2:19-21; Markus 8:31; 9:31; 10:34). Jika tubuh Kristus
tidak dibangkitkan, maka kita juga tidak memiliki harapan bahwa tubuh kita kelak
akan dibangkitkan (1 Korintus 15:13,16). Bahkan, jika tidak ada kebangkitan
tubuh Kristus, maka kita tidak memiliki Juruselamat, tidak ada keselamatan, dan
tidak ada harapan hidup yang kekal. Seperti yang dikatakan Rasul Paulus, jika
Yesus tidak bangkit, maka iman kita akan "tidak berguna" dan kekuatan
yang memberi hidup bagi Injil akan sama tidak ada.
![]() |
| Yesus bangkit dari kematian, supaya di dalam Dia kitapun dapat dibangkitkan (hidup kembali). |
Karena nasib kita dalam kekekalan dilandaskan pada kebenaran peristiwa
bersejarah ini, kebangkitan Kristus telah menjadi target utama serangan Setan
terhadap gereja. Dengan demikian, historisitas kebangkitan tubuh Kristus telah
diperiksa dan diteliti dari setiap sudut dan dipelajari tanpa henti oleh para
sarjana, teolog, profesor dan lain-lain yang tak terhitung jumlahnya selama
berabad-abad. Dan meskipun sejumlah teori telah mendalilkan upaya untuk
menyangkal peristiwa penting ini, tidak ada bukti sejarah yang dapat dipercaya yang
dapat menyangkal kebenaran bahwa kebangkitan Kristus telah sungguh-sungguh
terjadi. Di sisi lain, bukti yang jelas dan meyakinkan dari kebangkitan tubuh
Yesus Kristus adalah sangat banyak dan tak dapat disangkal .
Kain Kafan yang Telah Dilipat
Adakah makna tertentu dari kain kafan yang telah dilipat? Inilah penjelasannya :
Detil mengenai kain
kafan yang telah dilipat dapat ditemukan
dalam catatan tentang kebangkitan
Yesus di dalam Yohanes 20:7,
"sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala
Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat
yang lain dan sudah tergulung." Terdapat perbedaan dalam beberapa versi terjemahan Alkitab mengenai ayat ini. Tiga dari versi Alkitab menerjemahkan ayat ini dengan kata "napkin" [=serbet] (King James Version, American Standard Version, Revised Standard Version). Terjemahan lainnya menerjemahkannya dengan "burial
cloth" [=kain penguburan/kafan/kapan] (New International Version), "handkerchief" [=saputangan] (New King James Version), atau "face-cloth" [=kain pengelap muka] (New American Standard Bible). Kata Yunani adalah saudarion, yang berasal dari kata bahasa
Latin yang berarti "keringat."
Hal ini dapat merujuk pada handuk untuk menyeka keringat dari wajah seseorang.
Hal ini digunakan dalam bahasa Yunani untuk menunjukkan handuk atau kain,
tetapi tidak secara khusus menunjuk pada serbet meja.
Langganan:
Postingan (Atom)




















