Pembahasan: Gerakan Focolare


Gerakan Focolare dimulai pada tahun 1943 di Italia sebagai "pembaruan spiritual dan sosial saat ini" di dalam Gereja Katolik. Focolare (bahasa Italia untuk "perapian") dimulai oleh seorang wanita bernama Chiara Lubich dengan fokus pada persaudaraan universal manusia dan kesatuan ekumenis. Lubich mendapatkan gagasannya tentang Focolare setelah bermeditasi setelah Misa di Yohanes 17:21: "supaya mereka semua menjadi satu".

Sejak awal, Gerakan Focolare terdiri dari sekelompok wanita yang tinggal bersama di Trent, Italia. Ketika Perang Dunia II berakhir, banyak dari wanita-wanita ini pindah ke berbagai kota lain untuk menyebarkan gerakan tersebut, sebagian besar berada di dalam Gereja Katolik Roma. Focolare saat ini mengklaim memiliki sekitar 120.000 penganut di 194 negara. Sebagian besar anggotanya beragama Katolik, namun organisasi tersebut juga mengklaim anggota agama lain, termasuk orang-orang Anglikan, Yahudi, Muslim, Budha, Hindu, dan Sikh. Selanjutnya, gerakan tersebut mencakup bagian dari pekerjaan mereka yang didedikasikan untuk "orang-orang yang tidak berafiliasi dengan agama," seperti agnostik dan atheis.