Hadapilah.
Hari kita melangkah ke dalam kekekalan dapat datang lebih cepat dari yang kita
kira. Dalam persiapan untuk saat itu, kita perlu mengetahui kebenaran ini -
tidak semua orang masuk Surga. Lalu bagaimana kita dapat mengetahui dengan
pasti bahwa kita akan masuk Surga? Sekitar 2.000 tahun yang lalu, rasul Petrus
dan Yohanes memberitakan Injil Yesus Kristus kepada orang banyak di Yerusalem.
Petrus membuat sebuah pernyataan mendalam yang bergema di dunia postmodern
kita: "Dan keselamatan tidak ada di dalam
siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada
nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat
diselamatkan." (Kisah Para Rasul 4:12).
Bagaimanakah Surga itu? Apakah Surga benar-benar ada?
Surga adalah tempat yang nyata yang dijelaskan dalam Alkitab. Kata
"surga" ditemukan 276 kali dalam Perjanjian Baru sendiri. Alkitab
menunjuk pada tiga tingkat Surga. Rasul Paulus "diangkat ke Surga yang
ketiga," tetapi dia dilarang mengungkapkan apa yang dia alami di sana (2
Korintus 12:1-9).
Di manakah letak Surga?
![]() |
| Caught Up to the Third Heaven. (Image courtesy of www.allposters.com) |
Surga tentu saja
adalah tempat yang nyata. Alkitab sangat jelas berbicara tentang keberadaan
Surga - dan akses ke Surga yang hanya melalui iman kepada Yesus Kristus - namun
tidak ada ayat yang memberi kita lokasi geografis Surga. Jawaban singkat untuk
pertanyaan ini adalah, "Surga ada di tempat di mana Allah berada."
Kata Surga yang disebut dalam pertanyaan ini disebut "Surga (langit)
tingkat ketiga (third heaven)" dan "Firdaus" (Paradise)
dalam 2 Korintus 12:1-4, di mana rasul Paulus menceritakan tentang seorang pria
yang masih hidup dan "diangkat" ke Surga dan tidak dapat
menggambarkan bagaimana Surga itu. Kata Yunani yang diterjemahkan
"diangkat" (caught up) juga digunakan dalam 1 Tesalonika 4:17
dalam menggambarkan pengangkatan (rapture), dimana orang-orang percaya
akan diangkat untuk tinggal bersama dengan Tuhan.
Apa yang membuat Kekristenan unik?
Apakah Kekristenan benar-benar unik, ataukah hanya salah satu dari banyak jalan menuju Kebenaran? Apakah Kekristenan benar-benar unik di antara banyak agama di seluruh dunia? Jika ya, apa yang membuatnya unik?
Kristen berbeda dari agama-agama lain.
Agama adalah praktik iman; artinya, agama adalah ketaatan eksternal atau seremonial terhadap seperangkat keyakinan. Secara teknis, ada perbedaan antara iman (sikap internal) dan agama (perbuatan eksternal), namun demi artikel ini, kita akan mendefinisikan "agama Kristen" secara luas sebagai "ketaatan setia terhadap ajaran Yesus Kristus dan para rasul-Nya."
Apakah agama yang benar?
Agama dapat didefinisikan sebagai "kepercayaan kepada Allah atau dewa-dewa untuk disembah, biasanya dinyatakan dalam tindakan dan upacara/ritual" atau "sistem tertentu dalam keyakinan, pemujaan, dan sebagainya, yang seringkali melibatkan kode etik/peraturan/keharusan." Lebih dari 90% dari populasi dunia menganut beberapa bentuk agama. Masalahnya adalah bahwa ada begitu banyak agama yang berbeda. Jadi agama apa yang benar? Apakah agama yang sejati?
Dengan adanya banyak agama, bagaimana saya dapat mengetahui mana yang benar?
Banyaknya agama yang berbeda-beda di dunia memang makin menyulitkan untuk mengetahui mana agama yang benar. Karena itu mari kita melakukan dua pendekatan ini : pertama, mempertimbangkan beberapa pemikiran tentang keseluruhan subjek dan kedua, melihat bagaimana orang bisa mendekati topik dengan cara yang benar-benar dapat sampai pada kesimpulan yang benar tentang Allah. Tantangan dari adanya jawaban-jawaban yang berbeda untuk suatu persoalan tertentu adalah wajar ketika membahas topik agama. Misalnya, jika anda mengajarkan matematika pada 100 orang murid, memberi mereka soal matematika yang rumit untuk dipecahkan, dan kemungkinan banyak orang akan memberikan jawaban yang salah. Tetapi apakah ini berarti jawaban yang benar tidak ada? Tentu tidak. Mereka yang menjawab salah hanya perlu ditunjukkan pada kesalahan mereka dan diajarkan untuk mengetahui teknik yang diperlukan untuk bisa mendapatkan jawaban yang benar.
Bagaimana bisa sampai ke Surga - apa gagasan berbagai agama tentang hal ini?
Terdapat lima kategori utama tentang bagaimana menuju ke Surga dalam agama-agama dunia. Sebagian besar percaya bahwa kerja keras dan kebijaksanaan akan menghasilkan pemenuhan yang maksimal, apakah itu persatuan dengan allah/ilah (Hinduisme, Budhisme, dan Baha'i) atau kebebasan dan kemandirian (Scientology, Jainism). Yang lainnya, seperti Unitarianisme dan Wicca, mengajarkan alam baka adalah apapun yang Anda inginkan, dan keselamatan bukanlah sebuah persoalan penting karena sifat dosa tidak ada. Beberapa percaya bahwa kehidupan akhirat tidak ada atau terlalu tidak dapat diketahui untuk dapat dipertimbangkan.
Langganan:
Postingan (Atom)







