Yesus Kristus adalah Adam Kedua








Rasul Paulus mengatakan dalam suratnya yang pertama kepada jemaat di Korintus, "Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan. Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah. Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga. Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia (Kristus) yang berasal dari sorga. Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi. "(1 Korintus 15: 45-49).


Apa artinya bahwa Yesus adalah Adam kedua?


Yesus Kristus Anak Allah yang Tunggal




Apa artinya bahwa Yesus adalah Anak Allah yang tunggal ?

 
Pernyataan "yang tunggal" ada dalam Yohanes 3:16, yang berbunyi, "Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, sehingga Ia memberikan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." 
Ungkapan "yang tunggal" menterjemahkan kata monogenes dari bahasa Yunani. Kata ini diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa Inggris sebagai "hanya", "satu-satunya" dan "diperanakkan".

Kalimat terjemahan “diperanakkan" yang digunakan dalam Alkitab berbahasa Inggris versi King James (KJV), New American Standard (NASB) dan New King James (NKJV)  menyebabkan banyak masalah. Guru-guru palsu/pengajar-pengajar sesat terus-menerus menggunakan  kalimat terjemahan "diperanakkan" ini untuk membuktikan ajaran palsu mereka bahwa Yesus Kristus bukanlah Allah; bahwa Yesus tidak sama esensinya dengan Allah sebagai Pribadi Kedua dari Tritunggal.
Guru-guru palsu/pengajar-pengajar sesat  menyoroti kata "diperanakkan" dan mengatakan bahwa Yesus adalah mahluk ciptaan karena hanya seseorang yang memiliki awal dalam waktu yang bisa "diperanakkan." Mereka mengabaikan fakta bahwa kata "diperanakkan" hanyalah salah satu terjemahan bahasa Inggris dari kata bahasa Yunani. Seharusnya, untuk mengartikan kalimat ini,  mereka harus melihat makna asli dari kata bahasa Yunani-nya, jangan hanya mentransfer makna bahasa Inggris ke dalam teks.

 

Yesus Kristus adalah Anak Allah




Apakah artinya Yesus adalah Anak Allah?


Yesus adalah Anak Allah bukan dalam pengertian hubungan manusia antara ayah dan anak. Allah bukannya menikah lalu memiliki seorang anak. Juga bukan berarti Allah mengawini Maria lalu karena itu Maria hamil dan melahirkan anak. Yesus adalah Anak Allah dalam pengertian Dia adalah Allah yang menyatakan diriNya dalam bentuk manusia. (Yohanes pasal 1 ayat 1 "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." ; ayat 14 "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran"). 

Yesus adalah Anak Allah karena Dia dikandung dalam Maria (seorang manusia yang masih perawan / sama sekali belum pernah berhubungan jasmani dengan laki-laki manapun / belum pernah menikah), oleh Roh Kudus. Ini juga bukan berarti Roh Kudus bersetubuh dengan Maria. Ingat, bahwa Roh Kudus adalah Roh Maha Suci, pribadi kedua dari Allah Tritunggal yaitu Roh Allah sendiri. Allah sanggup menciptakan manusia dari tanah, maka tentu Allah juga dapat menciptakan manusia hanya dari satu manusia (perempuan) tanpa laki-laki!, dengan kuasa Roh-Nya. 
Lukas 1:35 mengatakan, “Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus (suci), Anak Allah.”

Yesus Kristus adalah Allah




Banyak orang tidak keberatan mengakui Yesus hanya sebagai manusia biasa, utusan Allah, nabi, orang saleh atau seorang pengajar yang agung, tetapi menolak, menyerang, menghina dan menghujat Yesus karena Yesus mengaku bahwa Dia adalah Allah.


Apakah Yesus Kritus Allah? Pernahkah Dia meng-klaim DiriNya adalah Allah?


Alkitab tidak pernah mencatat Yesus secara persis mengucapkan kalimat, “Saya adalah Allah.” Namun ini tidak berarti bahwa Dia tidak memproklamirkan bahwa Dia adalah Allah

Sebagai contoh kata-kata Yesus dalam Yohanes 10:30, “Aku dan Bapa adalah satu." Sekilas sepertinya ini bukan sebuah pengakuan sebagai Allah. Namun coba perhatikan reaksi orang-orang Yahudi terhadap pernyataan Yesus, "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah" (Yohanes 10:33). 

Orang-orang Yahudi memahami pernyataan Yesus sebagai pengakuan bahwa Dia adalah Allah. Dalam ayat-ayat berikutnya, Yesus tidak pernah mengoreksi apa yang dikatakan oleh orang-orang Yahudi dengan mengatakan, “Saya tidak mengklaim sebagai Allah.” Ini menunjukkan bahwa Yesus betul-betul berkata bahwa Dia adalah Allah dengan mengatakan, Aku dan Bapa adalah satu." (Yohanes 10:30).


Siapakah Yesus Kristus





Berbeda dengan pertanyaan “Apakah Allah ada?” ,jarang ada orang yang mempertanyakan apakah Yesus Kristus ada. Pada umumnya Yesus dipandang sebagai seseorang yang pernah hidup di Israel sekitar 2000 tahun yang lalu. Perdebatan baru dimulai ketika topik mengenai identitas Yesus didiskusikan. Hampir setiap agama besar berpandangan bahwa Yesus adalah seorang nabi, guru yang baik atau orang yang saleh. Tetapi Alkitab  mengajarkan kepada kita bahwa Yesus jauh lebih dari sekedar seorang nabi, guru yang baik atau orang yang saleh.

2 Macam Penderitaan yang Dialami Yesus pada saat Penyaliban


Masih membahas mengenai hukuman mati yang dijalani Yesus melalui penyaliban.  




1. Penderitaan Jasmani/Fisik


Yesus amat menderita selama diadili, disiksa dan disalibkan (Matius pasal 27, Markus pasal 15, Lukas pasal 23, Yohanes pasal 19). Yesaya 52:14 menyatakan, “Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia—begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi.”

Yesaya 53, khususnya ayat 3 dan 5 menubuatkan penderitaan Yesus, “Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. “ Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” 

Mazmur 22:14-18 adalah bagian Alkitab lain yang menubuatkan penderitaan sang Mesias, “Seperti air aku tercurah, dan segala tulangku terlepas dari sendinya; hatiku menjadi seperti lilin, hancur luluh di dalam dadaku; kekuatanku kering seperti beling, lidahku melekat pada langit-langit mulutku; dan dalam debu maut Kauletakkan aku. Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku. Segala tulangku dapat kuhitung; mereka menonton, mereka memandangi aku. Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku.


Mengapa Yesus harus menderita separah itu? 

8 Hal yang Menunjukkan Kesucian Hidup Yesus Kristus



Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: ‘Inilah AnakKu yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.' (Matius 3:17)


Inilah 8 hal-hal yang menunjukkan kesucian hidup Yesus Kristus:



1)   Ayat-ayat seperti:
2Korintus 5:21 - Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.”.
Ibrani 4:15 - “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.”.
Ibrani 7:26 - “Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,”.
1Petrus 2:22 - Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulutNya.”.
1Petrus 3:18 - “Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaanNya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh,”.
1Yohanes 3:5 - “Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diriNya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa.”.

4 Hal Yang Harus Kita Ketahui Mengapa Yesus Kristus Harus Mati Melalui Penyaliban

Yesus Kristus  telah melalui kematian yang paling mengerikan yaitu melalui penyaliban. Hal ini telah dijalani-Nya dengan rela bagi saya, bagi anda, bagi semua orang yang percaya kepadaNya.
 



Inilah 4 hal yang perlu kita ketahui, mengapa Yesus Kristus harus mati melalu penyaliban.