Surat-Surat Rasul Paulus : 2 Korintus


Surat kedua Paulus kepada jemat di Korintus, terdiri dari 13 pasal.


Penulis : Rasul Paulus
Tahun Penulisan : Sekitar tahun 57 Masehi.


Isi Surat 2 Korintus :



Banyak pergumulan yang kita alami dalam mengikut Kristus. Jemaat di Korintus mengetahui persis hal ini. Meskipun orang-orang percaya di Korintus sedang diperbaharui oleh Roh Kudus, namun mereka masih bergumul melawan pengaruh amoral dari kebudayaan di sekitar mereka.  

Melalui kunjungan-kunjungan pribadi dan surat-suratnya, Paulus memberikan petunjuk keimanan kepada jemaat di Korintus dan menunjukkan beberapa masalah yang ada di sana.  


Pertukaran ter-agung. "Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah." II Korintus 5:21.

Sebagian besar anggota jemaat siap menerima petunjuk dari Paulus, tetapi beberapa guru-guru palsu memfitnah Paulus dan menyangkali kewenangan Paulus atas mereka. Sehingga Paulus menuliskan surat ini untuk mempertahankan kewenangannya dan mencela mereka yang memutar-balikkan kebenaran



"Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka Injil itu tertutup bagi mereka yang akan binasa. Yaitu mereka yang pikiran-pikirannya telah dibutakan oleh Ilah zaman ini (Setan), sehingga mereka tidak percaya / tidak melihat cahaya Injil yang menampilkan kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah." II Korintus 4:3-4.

Kritikan-kritikan Paulus  menyerang motif mereka, yang menyatakan bahwa Paulus tidak peduli kepada jemaat Korintus dan memperalat mereka hanya untuk keuntungan dirinya sendiri. Jadi Paulus menunjukkan bukti yang menunjukkan bagaimana selama ini dia selalu terang-terangan dengan jemaat di Korintus dan telah bekerja tanpa mengenal lelah bagi kebaikan mereka


"Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahan-lah kuasa-Ku menjadi sempurna." II Korintus 12:9.


Paulus juga membela dirinya terhadap tuduhan  atas ketidak-cakapannya, dengan membandingkan dirinya dengan guru-guru palsu. Paulus mendorong jemaat Korintus untuk terus mengikuti teladannya - untuk menjadi kudus, murah hati, dan tulus bagi Kristus.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar